Mengenal Investasi

Halo teman-teman, semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia 🙂 Kali ini, Saya akan mencoba merangkai kata-kata yang saya bawakan di Talkshow Pekan Raya HIMIESBANG FEB Universitas Soedirman, Purwokerto beberapa waktu yang lalu ke dalam tulisan ini. Salah satu pembahasannya sekilas mengenai Investasi, memang ringan namun cukup perlu dihayati agar tidak ada lagi korban-korban yang percaya dengan janji imbal hasil investasi yang tinggi namun tidak ada risiko. (Seperti yang baru-baru ini terjadi, bisa menggandakan uang dan sejenisnya hehehe) oke, apa sih Investasi? Menurut KBBI, investasi/in·ves·ta·si/ /invéstasi/ n adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keun-tungan. Simple-nya,  Investasi berarti menempatkan uang kita (uang yang berlebih) ke dalam berbagai instrumen investasi sehingga uang kita lah yang bekerja untuk kita. Dulu, saya berpikir bahwa untuk mempunyai penghasilan maka saya perlu bekerja sehingga jika saya ingin lebih banyak uang maka saya perlu menambah jam kerja. Pertanyaannya, berapa jam sehari kita mampu bekerja hingga melupakan leisure time  demi menambah penghasilan? menyenangkankah kita bila memiliki banyak uang tetapi tidak memiliki waktu luang untuk menikmatinya? Ada beberapa cara untuk berinvestasi, seperti menempatkan uang kita baik ke saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, real-property atau memulai usaha sendiri. Setiap instrumen investasi di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Deposito, bunga yang diberikan lebih besar dari tabungan akan tetapi masih lebih kecil bila dibandingkan dengan inflasi. Investasi ini cocok untuk tipe aman (Risk Averse) . Properti, return yang cukup gede karena semakin banyak jumlah penduduk pasti membutuhkan tempat untuk beristirahat. Sayangnya, kita perlu modal besar untuk memilikinya dan tidak likuid bila suatu saat membutuhkan uang. Investasi ini cocok untuk tipe pemodal besar. Obligasi, bunga yang diberikan lebih besar dari deposito namun jangka waktu penyimpanan cukup lama (>1tahun) sehingga tidak dapat dicairkan bila belum waktunya. Investasi ini cocok untuk tipe Risk Medium. Logam mulia, aset yang cukup mudah (likuid) untuk dijual dan harganya berfluktuasi tergantung kondisi tingkat suku bunga, inflasi, dan permintaan emas itu sendiri. Investasi ini dapat berbahaya bila tidak menyimpannya dengan baik-baik (dapat dicuri). Bagaimana dengan saham?

picture2
Kalau membeli saham Telkom, berarti kita jadi pemilik perusahaan Telkom dong ya?

  Salah satu instrumen investasi sebagai bukti tanda kepemilikan suatu perusahaan sebesar modal yang disertakan. Memiliki saham juga berarti menjadi pemilik perusahaan. Bila perusahaan yang kita investasikan mendapatkan laba dalam satu tahun kerja, biasanya perusahaan membagikan sebagian keuntungan yang diperolehnya kepada para pemegang saham atau yang dikenal dengan sebutan dividen. Pemegang saham juga bisa mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham yang biasanya membahas tentang pemilihan jajaran direksi, komisaris, laporan hasil kinerja suatu perusahaan, dan keputusan membagikan dividen. Memiliki saham juga berisiko, bila perusahaan yang kita investasikan ternyata kondisi bisnisnya memburuk mengakibatkan nilai saham juga bisa menurun (begitu juga sebaliknya) dan bahkan bila perusahaan yang kita investasikan ternyata bangkrut, saham kita bisa tidak bernilai sama sekali. Investasi ini dalam kategori Risk Taker, berani mengambil risiko dengan harapan keuntungan juga tinggi (High Risk High Return). Poin terpenting disini ialah tidak mempersoalkan metode terbaik apa yang kita gunakan untuk menginvestasikan uang kita baik ke dalam investasi financial, investasi tangible asset (properti, emas) ataupun memiliki bisnis sendiri. Tujuannya tetap sama, yaitu menaruh uang kita agar mampu bekerja untuk kita sehingga kita bisa mendapatkan nilai tambah dari uang tersebut. Kelihatannya sederhana, namun mencari ide dan mengeksekusikannya yang belum sederhana. Sumber referensi: Investing 101: What Is Investing? | Investopedia http://www.investopedia.com/university/beginner/beginner1.asp#ixzz4RV2AbWWG

2 Comments


  1. Luar biasa andrian..good job..ijin share ya..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *